Non Fiksi
Kronik Abad Demokrasi Liberal: Dari Penyerahan Kedaulatan sampai Sidang Konstituante
Rp 125.000
Stok: 10 Eks
β’
Berat: 550 Gram
β’
Kondisi: Baru & Original
π‘οΈ 100% Produk Original
π¦ Packing Aman
π Pengiriman Cepat
π¬ CS Respon Cepat
Sinopsis Buku
Tanggal 27 Desember 1949 pukul 10.00: Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Drees, Menteri Seberang Lautan Mr. A.M.J.A. Sassen, dan Ketua Delegasi RIS, Mohammad Hatta, membubuhkan tanda tangan di piagam penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada RIS sebagai anggota Uni Indonesia-Belanda dalam upacara yang khidmat di Istana Den Dam, Amsterdam.
Dengan demikian berdirinya negara RIS yang merdeka dan berdaulat menjadi kenyataan. (AT 299; KU 137; LM 2, 7, 54; S6 72; SDA 113; WG 180, 212)
Indonesia memasuki masa Demokrasi Liberal yang menurut Sukarno adalah liberalisme Barat penyebab ketidakstabilan politik, sistem multipartai, ide oposisi βyang menyebabkan kita menderita selama 11 tahun, sebab kita menafsirkannya dengan cara yang tak sesuai dengan semangat Indonesia.β (MZP 12)
Penulis: KOESALAH SOEBAGYO TOER
Penyunting: BENEE SANTOSO
Penerbit: PATABA PRESS & KENDI
Bahasa: Indonesia
Cetakan pertama: Desember, 2022
Tebal buku: vii + 266 halaman | bookpaper
Ukuran: 15 x 23 cm | soft cover
ISBN: 978-602-5604-69-0